Data dan Insight Harga Emas Antam Hari Ini 16 Oktober 2026
- Update emas Antam 16 Oktober 2026: naik tipis Rp4.000 ke Rp2.565.000, buyback Rp2.375.000 naik Rp5.000, spread Rp190.000, Oktober tutup tiga pekan berturut dengan kinerja negatif.

Chrisna Chanis Cara
Author


Karyawati menunjukkan replika emas logam mulia di Butik Emas LM ANTAM, Kebun Sirih, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020. Harga emas pada perdagangan hari ini mengalami penurunan seiring dengan aksi ambil untung setelah naik tajam pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram berada di level Rp1.017.000, turun Rp2.000. Sementara untuk harga emas Antam cetakan terkecil yakni 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp Rp538.500, turun Rp1.000 dibandingkan dengan kemarin. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp4.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.561.000 menjadi Rp2.565.000, Jumat, 16 Oktober 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik lebih besar, sebesar Rp5.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.370.000 menjadi Rp2.375.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp190.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Jumat, 16 Oktober 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.332.500 |
| 1 gram | Rp2.565.000 |
| 2 gram | Rp5.080.000 |
| 3 gram | Rp7.595.000 |
| 5 gram | Rp12.600.000 |
| 10 gram | Rp25.135.000 |
| 25 gram | Rp62.712.000 |
| 50 gram | Rp125.345.000 |
| 100 gram | Rp250.612.000 |
| 250 gram | Rp626.265.000 |
| 500 gram | Rp1.252.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.504.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, 16 Oktober 2026
Insight TrenAsia
Buyback Naik Lebih Besar, Spread Menyempit Tipis ke Rp190.000
Buyback naik Rp5.000 sementara harga jual naik Rp4.000 — selisih Rp1.000 yang menyempitkan spread dari Rp191.000 kemarin ke Rp190.000. Perubahan kecil tapi arahnya positif, melanjutkan tren normalisasi spread yang sudah berlangsung sejak pelebaran ke Rp199.000 pada 29 September 2026.
Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 7,4% — tidak berubah signifikan dari beberapa hari terakhir.
Rebound Tipis di Akhir Pekan, Kinerja Mingguan Tetap Negatif
Kenaikan Rp4.000 hari ini memutus dua hari penurunan berturut, tapi belum cukup untuk mengubah gambaran besar.
Secara mingguan, emas Antam menutup pekan ini di Rp2.565.000 — turun Rp29.000 dari pembukaan Senin di Rp2.594.000, kinerja mingguan yang kembali negatif. Oktober sudah mencetak tiga pekan berturut dengan kinerja mingguan negatif.
Harga Rp2.565.000 persis sama dengan titik terendah sebelumnya pada 8 Oktober 2026 — level yang sudah ditembus kemarin sebelum rebound hari ini membawa harga kembali ke sini. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak masih Rp294.000 per gram atau sekitar 10,3%.
Penutupan Pekan yang Hati-Hati, Oktober Masih Menyisakan Tekanan
Kenaikan Rp4.000 di hari Jumat lebih mencerminkan aksi tutup posisi akhir pekan daripada sinyal pembalikan tren. Dalam empat pekan Oktober 2026, emas Antam belum sekali pun membukukan kenaikan mingguan — tren turun yang konsisten dan belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan yang meyakinkan.
Peluang pemangkasan The Fed November 2026 masih di kisaran 10% setelah CPI AS yang mengecewakan awal pekan ini. Pekan depan, rilis data penjualan ritel AS dan klaim pengangguran mingguan bisa memberi petunjuk tambahan tentang kesehatan ekonomi AS menjelang pertemuan The Fed 4-5 November 2026.
Jika data ekonomi AS mulai melemah, ekspektasi pemangkasan November bisa pulih dan memberi ruang rebound yang lebih signifikan. Sebelum itu terjadi, kisaran Rp2.555.000 hingga Rp2.580.000 kemungkinan menjadi zona pergerakan emas Antam dalam beberapa hari ke depan.

Chrisna Chanis Cara
Editor
