Tren Pasar

Data dan Analisis Harga Emas Antam Hari Ini 5 Oktober 2026

  • Update emas Antam 5 Oktober 2026: naik tipis Rp6.000 ke Rp2.580.000, buyback Rp2.386.000, spread Rp194.000, harga bertahan meski NFP AS melampaui ekspektasi akhir pekan lalu.
harga-emas-antam-6
Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. (Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp6.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.574.000 menjadi Rp2.580.000, Senin, 5 Oktober 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga naik Rp6.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.380.000 menjadi Rp2.386.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp194.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Senin, 5 Oktober 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.340.000
1 gramRp2.580.000
2 gramRp5.110.000
3 gramRp7.640.000
5 gramRp12.675.000
10 gramRp25.235.000
25 gramRp62.962.000
50 gramRp125.845.000
100 gramRp251.612.000
250 gramRp628.765.000
500 gramRp1.257.320.000
1.000 gramRp2.514.600.000

Sumber: Logam Mulia, 5 Oktober 2026

Insight TrenAsia

Harga dan Buyback Naik Seragam, Spread Sedikit Melebar ke Rp194.000

Kenaikan seragam Rp6.000 di kedua sisi membuat spread melebar tipis dari Rp190.000 kemarin ke Rp194.000 hari ini. Pelebaran Rp4.000 ini kecil dan mencerminkan penyesuaian normal setelah harga bergerak ke level yang sedikit berbeda dari hari sebelumnya. 

Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 7,5% — sedikit lebih berat dari beberapa hari terakhir tapi masih dalam rentang yang konsisten sejak akhir September 2026.

Rebound Sangat Tipis, NFP Kuat Tidak Memicu Koreksi Besar

Yang menarik dari hari ini bukan kenaikan Rp6.000-nya, melainkan fakta bahwa harga tidak turun lebih dalam meski NFP AS yang dirilis Jumat malam tercatat jauh lebih kuat dari ekspektasi. 

Data tenaga kerja AS menunjukkan penambahan pekerjaan di atas 250.000 — angka yang secara historis mendorong dolar menguat tajam dan menekan emas. Tapi harga emas Antam hari ini justru naik tipis, bukan turun. 

Ini bisa mengindikasikan bahwa sebagian besar sentimen negatif sudah terpriced setelah koreksi panjang sejak akhir Agustus. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak masih Rp279.000 per gram atau sekitar 9,8%.

Ekspektasi Pemangkasan November Memudar, Tapi Emas Tidak Jatuh Lebih Dalam

NFP yang kuat secara teori adalah berita buruk untuk emas — pasar tenaga kerja yang solid mengurangi tekanan pada The Fed untuk memangkas suku bunga di November 2026. Peluang pemangkasan November di pasar swap suku bunga kini turun ke kisaran 20%-25% setelah rilis NFP — level terendah sejak pemangkasan September. 

Tapi reaksi harga emas yang tidak turun lebih dalam mengisyaratkan dua hal. Pertama, level Rp2.574.000-Rp2.580.000 mulai berfungsi sebagai support teknis. Kedua, pasar sudah mengantisipasi bahwa The Fed kemungkinan menahan di November, sehingga tidak ada kejutan baru dari NFP yang kuat ini. 

Pekan depan, data inflasi CPI AS yang dijadwalkan pertengahan Oktober akan menjadi ujian berikutnya — jika melandai meski NFP kuat, emas bisa pulih lebih signifikan.