Tren Pasar

Data dan Analisis Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026

  • Update emas Antam 22 Juli 2026: naik tipis Rp3.000 ke Rp2.635.000, buyback Rp2.386.000 naik Rp14.000, spread Rp249.000 tersempit dalam sepekan terakhir.
Ilustrasi Harga Emas-5.jpg
Karyawati menunjukkan emas batangan 24 Karat di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp3.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.632.000 menjadi Rp2.635.000, Rabu, 22 Juli 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik jauh lebih besar, sebesar Rp14.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.372.000 menjadi Rp2.386.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp249.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Rabu, 22 Juli 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.367.500
1 gramRp2.635.000
2 gramRp5.220.000
3 gramRp7.805.000
5 gramRp12.950.000
10 gramRp25.835.000
25 gramRp64.462.000
50 gramRp128.845.000
100 gramRp257.612.000
250 gramRp643.515.000
500 gramRp1.286.820.000
1.000 gramRp2.573.600.000

Sumber: Logam Mulia, 22 Juli 2026

Insight TrenAsia

Buyback Naik Lima Kali Lebih Besar, Spread Menyempit ke Rp249.000

Yang paling menonjol hari ini bukan kenaikan harga jualnya yang hanya Rp3.000, melainkan buyback yang naik Rp14.000 — hampir lima kali lipatnya. Spread menyempit dari Rp269.000 kemarin ke Rp249.000 hari ini, penyempitan Rp20.000 dalam satu hari yang menjadi yang terbesar sejak awal Juli 2026. 

Ini sinyal positif bagi pemegang emas yang ingin menjual — posisi hari ini jauh lebih baik dibanding dua hari terakhir. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 9,5%.

Harga Kembali ke Level 15-16 Juli, Tapi Tren Belum Berbalik

Rp2.635.000 adalah level yang terakhir tercatat pada Rabu, 15 Juli 2026. Kenaikan Rp3.000 hari ini secara teknis memutus dua hari penurunan awal pekan, tapi pergerakan sekecil ini belum cukup untuk menyebut tren sudah berbalik. 

Dalam sepekan terakhir, emas Antam bergerak di rentang Rp2.601.000 hingga Rp2.635.000 — kisaran Rp34.000 yang mencerminkan pasar masih mencari arah. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak masih Rp224.000 per gram atau sekitar 7,8%.

Pasar Global Mulai Antisipasi The Fed, Rupiah Jadi Faktor Tambahan

Pergerakan tipis hari ini mencerminkan pasar yang mulai memposisikan diri menjelang pertemuan The Fed pada 29-30 Juli 2026 — tinggal delapan hari lagi. 

Ekspektasi pemangkasan suku bunga pada September 2026 kembali menguat setelah beberapa pejabat The Fed memberi sinyal lebih lunak dalam beberapa hari terakhir. 

Di sisi domestik, rupiah menguat tipis ke Rp17.850 per dolar AS pagi ini, efek positif dari perbaikan persepsi risiko pasar global yang mendorong aliran modal kembali ke aset berkembang. 

Jika sinyal dovish dari The Fed terus menguat menjelang pertemuan akhir Juli, emas Antam berpeluang menguji kembali level Rp2.650.000 hingga Rp2.670.000 dalam beberapa hari ke depan.