Tren Pasar

Data dan Analisis Harga Emas Antam Hari Ini 12 Agustus 2026

  • Update emas Antam 12 Agustus 2026: turun Rp30.000 ke Rp2.680.000, buyback Rp2.516.000 turun Rp30.000, spread Rp164.000 bertahan di rekor tersempit 2026 dua hari berturut.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.710.000 menjadi Rp2.680.000, Rabu, 12 Agustus 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga turun Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.546.000 menjadi Rp2.516.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp164.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.390.000
1 gramRp2.680.000
2 gramRp5.310.000
3 gramRp7.940.000
5 gramRp13.175.000
10 gramRp26.235.000
25 gramRp65.462.000
50 gramRp130.845.000
100 gramRp261.612.000
250 gramRp653.515.000
500 gramRp1.307.320.000
1.000 gramRp2.614.600.000

Sumber: Logam Mulia, 12 Agustus 2026

Insight TrenAsia

Spread Tetap di Rp164.000, Rekor Tersempit 2026 Bertahan Dua Hari

Harga jual dan buyback sama-sama turun Rp30.000 — penurunan seragam yang menjaga spread tidak bergerak dari Rp164.000. Ini adalah hari kedua berturut spread bertahan di level rekor tersempit 2026. 

Bagi penjual emas, posisi hari ini sama menguntungkannya dengan kemarin — momen terbaik dalam lebih dari setahun. Dari harga beli sekarang, break-even masih tercapai setelah kenaikan sekitar 6,1%, angka yang mendekati kondisi normal sebelum periode tekanan panjang pertengahan tahun ini.

Koreksi Setelah Lonjakan Dua Hari, Tapi Posisi Masih Jauh di Atas Titik Terendah

Penurunan Rp30.000 hari ini menutup sebagian dari lonjakan Rp20.000 kemarin dan Rp50.000 pada 6 Agustus 2026. Pola ini lazim setelah pergerakan besar — pasar mengambil napas sebelum menentukan arah berikutnya. 

Meski terkoreksi, harga Rp2.680.000 masih Rp81.000 di atas titik terendah Agustus di Rp2.599.000 pada 5 Agustus 2026 dan masih menjadi salah satu level tertinggi sejak awal Mei 2026. Jarak ke puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026 kini Rp179.000 per gram atau sekitar 6,3%.

Aksi Ambil Untung Setelah CPI, Momentum Masih Terjaga

Koreksi hari ini lebih mencerminkan aksi ambil untung setelah dua hari kenaikan kuat yang dipicu data CPI AS yang melandai. Pasar global juga bergerak mixed hari ini — sebagian investor memilih mengunci keuntungan setelah emas spot naik signifikan dalam dua hari terakhir. 

Di sisi domestik, rupiah bergerak relatif stabil di kisaran Rp17.500 per dolar AS, tidak memberikan tekanan tambahan dari sisi konversi. Selama ekspektasi pemangkasan The Fed September 2026 tidak berubah — dan saat ini peluangnya masih di atas 85% — koreksi hari ini kemungkinan bersifat sementara. 

Pekan depan, rilis data PPI AS dan data ekonomi lanjutan akan menjadi konfirmasi berikutnya sebelum pasar sepenuhnya mengunci ekspektasi pemangkasan September.