Pasar Modal

Dari GOTO hingga Perusahaan Metaverse, Simak Emiten yang Bakal Listing April 2022 Mendatang

  • Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencatatkan saham emiten baru di lantai dagan pasar modal, tak hanya GOTO yang merupakan emiten teknologi tiga emiten lainnya turut dalam antrian saham yang akan melakukan pencatatan perdana (listing) pada April 2022 mendatang.
Merina

Merina

Author

Ilustrasi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ilustrator: Deva Satria/TrenAsia
Ilustrasi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ilustrator: Deva Satria/TrenAsia (Trenasia.com)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencatatkan saham emiten baru di lantai dagan pasar modal, tak hanya GOTO yang merupakan emiten teknologi tiga emiten lainnya turut dalam antrian saham yang akan melakukan pencatatan perdana (listing) pada April 2022 mendatang.

Berdasarkan data E-Ipo emiten-emiten yang akan melakukan listing pada April mendatang terdiri dari PT Wir Asia Tbk (WIRG) yang merupakan perusahaan penyedia layanan metaverse yang akan melantai di pasar modal pada 4 Apri, 2022, dan menawarkan sebanyak 2.337.090.000 saham, yang mewakili 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh pasca Initial Public Offering (IPO).

Nilai nominal saham WIRG pada gelaran IPO ini dicatatkan sebesar Rp5 per saham, sedangkan harga penawaran yang diberikan sebesar Rp168 per lembar saham, maka jumlah total dana IPO yang diperoleh perseroan mencapai Rp392,63 miliar.

Dengan perolehan dana tersebut, maka sekitar 80,59% akan diguunakan WIRG untuk Perusahaan Anak untuk belanja modal atau Capital Expenditure (CAPEX) dan modal kerja atau Operational Expenditure (OPEX), dan sisanya akan digunakan sebagai CAPEX, OPEX serta pengembangan usaha perseroan melalui ekspansi kemitraan strategis.

Kemudian saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang akan mencatatkan sahamya pada 7 April 2022, dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 52.000.000.000 sama dengan 4,35% dari modal IPO GOTO, yang memiliki nilai nominal Rp1 per saham, sementara itu harga penawaran saham GOTO berada di kisaran Rp316 - Rp346 per saham, maka GOTO menargetkan dana IPO mencapai Rp17,99 triliun.

Adapun dana tersebut akan digunakan sebagai untuk modal kerja dan melakukan peningkatan penyertaan pada Perusahaan Anak yang akan digunakan sebagai modal kerja.

Selanjutnya ialah emiten properti dan real estate PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) yang akan melantai di BEI pada 18 April, 2022, dan menawarkan seabanyak-banyaknya 1,5 miliar saham mewakili 28,68% dari modal IPO WINR, serrta memiliki nilai nominal Rp20 per saham, sedangkan kisaran harga saham yang ditawarkan berada di rentang Rp100 - Rp140 per lembar saham, dengan begitu WINR menargetkan dana IPO mencapai Rp210 miliar.

Dana IPO tersebut, rencananya akan digunakan WINR untuk pembelian aset berupa tanah dan modal kerja WINR.

Terakhir ialah emiten rumah sakit PT Murni Sadar Tbk (MTMH) yang akan melantai di BEI pada 20 April 2022, yang menawarkan paling banyak  254.022.800 saham di harga nominal Rp100 per lembar, dan mewakili 12,28% dari modal saham IPO MTMH.

Lalu, harga penawaran yang diberikan MTMH ialah berkisar antara Rp1.180 - Rp1.480 per saham, dengan total dana IPO maksimum  Rp375,95 miliar, yang akan digunakan untuk CAPEX, modal kerja MTMH, dan dipinjamkan kepada anak usaha MTMH guna melunasi pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).