Korporasi

Cetak Rekor di Kinerja Laba Bersih, Temas (TMAS) Targetkan Pendapatan Naik 10,45 Persen Tahun Ini

  • Disampaikan oleh Direktur Keuangan Temas Ganny Zheng, tahun ini perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1 triliun untuk menggenjot pendapatan.
WhatsApp Image 2023-04-12 at 21.07.22.jpeg
Jajaran direksi PT Temas Tbk (TMAS) pada acara public expose perseroan di Gedung Temas, Jakarta Utara, Rabu, 12 April 2023. (TrenAsia/Idham Nur Indrajaya)

JAKARTA - PT Temas Tbk (TMAS) menargetkan pendapatan naik 10,45% tahun ini setelah berhasil mencetak rekor tertinggi pada kinerja laba bersih tahun 2022.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan menyusun beberapa rencana bisnis yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini.

Disampaikan oleh Direktur Keuangan Temas Ganny Zheng, tahun ini perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1 triliun untuk menggenjot pendapatan.

Capex tersebut akan diberdayakan untuk menambah armada dan perlengkapan usaha untuk perseroan dan entitas anak.

Secara terperinci, Rp700 miliar akan digunakan untuk menambah armada kapal, Rp200 miliar untuk optimalisasi depot dan pelabuhan, serta Rp100 miliar untuk perlengkapan usaha lainnya. Dana capex ini berasal dari kas internal dan pinjaman bank.

Ganny mengatakan, Temas berhasil menjaga pertumbuhan pendapatan selama lima tahun berturut-turut, dan lonjakan pendapatan perseroan terjadi seiring dengan perekonomian Indonesia yang memulih pascapandemi.

"Meskipun kita tahu di akhir 2019 hingga 2021 ada pandemi, tapi kita bisa terus meningkatkan revenue," ujar Ganny dalam public expose di Gedung Temas, Jakarta Utara, Rabu, 12 April 2023.

Rp700 miliar dari capex yang disediakan perseroan akan digunakan untuk menambah 10 armada kapal baru dalam rangka meningkatkan kapasitas muatan.

Sementara itu, Rp200 miliar akan digunakan untuk investasi pengembangan depot dan pergudangan di Jawa Timur dan pembukaan depot baru di Medan untuk pelayaran internasional.

Kemudian, untuk meningkatkan skalabilitas bisnis, perseroan pun akan terus mendorong digitalisasi ekosistem logistik yang nantinya akan berkorelasi dengan national network coverage, sinergi dalam layanan pelabuhan, bisnis internasional, dan pengembangan ekonomi lokal.

Untuk diketahui, laba bersih TMAS meroket 102% secara year-on-year (yoy) dari Rp698 miliar pada 2021 menjadi Rp1,4 triliun pada 2022. Laba bersih tersebut terealisasi 189% dari target awal sebesar Rp750,04 miliar.

Pencapaian laba bersih perseroan pada tahun 2022 merupakan yang tertinggi sejak TMAS didirikan pada tahun 1987.

Meroketnya laba bersih perseroan ditunjang oleh kenaikan pendapatan sebesar 45% yoy dari Rp3,37 triliun menjadi Rp4,88 triliun.

Pada tahun 2022, pendapatan dari segmen bisnis jasa pelayaran masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 90%, sedangkan bisnis segmen depot berkontribusi 3%, dan pelabuhan 7%.

Total aset TMAS mencapai Rp4,4 triliun dengan kenaikan 8,6% yoy dari Rp4,05 triliun sementara liabilitas perseroan menurun 13,2% yoy dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2,17 triliun. Dengan demikian, ekutias perseroan tercatat sebesar Rp2,22 triliun pada 2022.