Industri

Cadangan Devisa April 2021 Capai US$138,8 Miliar

  • JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2021 tercatat sebesar US$138,8 miliar. Nilai tersebut meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret  2021 sebesar US$137,1 miliar. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. BI juga mengklaim cadangan devisa tersebut berada di atas standar […]

<p>Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar di kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar di kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2021 tercatat sebesar US$138,8 miliar.

Nilai tersebut meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret  2021 sebesar US$137,1 miliar. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

BI juga mengklaim cadangan devisa tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Kami menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono dalam publikasi resmi, Jumat 7 Mei 2021.

Peningkatan posisi cadangan devisa pada April 2021 terutama dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.  

“Ke depan, kami memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” lanjut Erwin. (RCS)