BTN Raih Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal II-2021
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membukukan laba bersih sebesar Rp920 miliar pada kuartal II-2021, tumbuh 19,87% year on year (yoy) dari Rp768 miliar pada periode tahun lalu

Ananda Astri Dianka
Author


Sejumlah nasabah mengantri untuk bertransaksi di kantor pusat Menara BTN, Gajahmada, Jakarta, Selasa, 16 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membukukan laba bersih sebesar Rp920 miliar pada kuartal II-2021, tumbuh19,87% year on year (yoy) dari Rp768 miliar pada periode tahun lalu.
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menjelaskan pertumbuhan laba didorong oleh pendapatan bunga yang naik 1,39% yoy. Selain itu, beban bunga juga berhasil ditekan turun sebesar 13,63% yoy sehingga pendapatan bunga bersih naik ke level 28,18% yoy.
“Perbaikan proses bisnis turut menopang perolehan laba bersih. Bank BTN telah menggelar beragam strategi mulai dari efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit,” kata Haru dalam konferensi pers, Rabu 28 Juli 2021.
Adapun penyaluran kredit dan pembiayaan juga tumbuh 5,59% yoy. Di samping itu, Bank BTN juga menggandakan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 31,84% yoy.
Pada kuartal II-2021, DPK tercatat sebesar Rp298,38 triliun dibandingkan dengan Rp226,32 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan DPK tersebut disumbang oleh kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70% yoy, 15,06% yoy, dan 43,53% yoy per kuartal II-2021.
Kendati DPK tumbuh signifikan, Bank BTN berhasil mencatatkan penurunan beban bunga dengan menekan biaya dana (cost of fund/CoF) hingga 171 basis poin (bps). Peningkatan DPK juga menyebabkan Loan to Deposit Ratio (LDR) menurun sebesar 2.216 bps hingga ke level 89,12% di kuartal II-2021.

Laila Ramdhini
Editor
