Bursa Saham

BI Tahan Suku Bunga, IHSG Menguat Ditopang PANI dan Bank BUMN

  • IHSG naik 1,47% ke 6.634,37 pada Rabu, 23 April 2025, didorong oleh saham big cap dan sentimen stabil dari kebijakan moneter Bank Indonesia.
Aktifitas Bursa Saham - Panji 4.jpg
Pekerja berjalan di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di Mail Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta 17 Oktober 2023. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,47% atau naik 96,11 poin ke level 6.634,37 pada Rabu, 23 April 2025. Kinerja positif indeks ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar yang melaju kencang, beriringan dengan sikap moneter stabil dari Bank Indonesia.

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,75%, suku bunga deposit facility di 5%, dan lending facility di 6,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar 22–23 April 2025. 

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga inflasi dalam target 2,5±1%, mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Tak butuh lama, pasar menyambut positif keputusan tersebut. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melonjak 15,38% ke Rp12.000 per saham. Kenaikan juga dicatat saham bank BUMN, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang naik 3,81% ke Rp4.900.

Setali tiga uang kenaikan juga menghampiri saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 3,58% ke Rp4.350, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 3,49% ke Rp4.150. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turut menambah dorongan dengan kenaikan 3,14% ke Rp2.630 per saham.

Di sisi lain, saham berkapitalisasi besar yang melemah antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 3,87% ke Rp6.825 dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang terkoreksi tipis 0,25% ke Rp19.875.

Sementara itu, top gainers Indeks Composite hari ini diraih PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) yang melonjak 24,21% ke Rp236, disusul PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) yang naik 23,33%. Sementara saham dengan pelemahan terdalam adalah PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) yang anjlok 14,29% ke Rp108, serta PT Natura City Developments Tbk (CITY) yang turun 8,49% ke Rp97 per saham.

Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menyatakan keputusan BI untuk menahan suku bunga sudah tepat. Dalam 30 hari terakhir, arus modal asing keluar dari pasar keuangan domestik mencapai US$1,99 miliar, disertai depresiasi rupiah sebesar 2,59%. “Dengan kondisi global seperti ini, fokus utama BI adalah menjaga stabilitas rupiah,” ujarnya.

Selain itu, BI juga memperkuat bauran kebijakan melalui insentif likuiditas makroprudensial sejak 1 April 2025, guna mendorong pembiayaan perbankan ke sektor-sektor prioritas, seperti UMKM dan properti. Digitalisasi sistem pembayaran juga terus diperluas untuk menopang transaksi perdagangan domestik.

Dari sisi teknikal, Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks akan bergerak di rentang 6.475–6.525 dalam waktu dekat. Mereka bilang penguatan IHSG ditopang oleh pelebaran positive slope pada indikator MACD, serta kondisi overbought berdasarkan Stochastic RSI.