BI dan Industri Bidik 12 Juta Merchat QRIS Tahun Ini
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) bersama Industri, khususnya Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), menargetkan penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebanyak 12 juta merchant pada 2021. Salah satu manfaat penggunaan QRIS tersebut adalah mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). “Hal ini juga sejalan dengan upaya BI mendukung program Pemerintah melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) […]

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA – Bank Indonesia (BI) bersama Industri, khususnya Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), menargetkan penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebanyak 12 juta merchant pada 2021.
Salah satu manfaat penggunaan QRIS tersebut adalah mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
“Hal ini juga sejalan dengan upaya BI mendukung program Pemerintah melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata Indonesia (GBWI),” kata Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi mengutip keterangan resmi, Kamis, 11 Februari 2021.
Pada 2020 sebanyak 6 juta merchant di 34 provinsi, 480 kabupaten/kota, dan 85% di antaranya adalah UMKM. Jutaan pengguna tersebut menggunakan QRIS yang didukung infrastruktur dari 52 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) berizin.
Pencapaian merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), PJSP, otoritas terkait lainnya, dan masyarakat.
Erwin menambahkan, kolaborasi segitiga antara BI, pemerintah, dan industri baik di tingkat pusat maupun daerah semakin mengakselerasi transformasi digital Indonesia.
