Benarkah Olahraga Bisa Turunkan Kolesterol? Ini Penjelasannya
Benarkah olahraga bisa turunkan kolesterol? Ini penjelasannya

Justina Nur Landhiani
Author


Hati-hati! Inilah tanda-tanda serangan jantung saat olahraga/Freepik.com
(Istimewa)JAKARTA – Ada dua jenis utama kolesterol dalam tubuh, yaitu kolesterol LDL dan kolesterol HDL. Ketika membicarakan tentang menurunkan kadar kolesterol, yang dimaksud adalah kolesterol LDL.
Menurut American Heart Association, olahraga intesitas sedang minimal 150 menit per minggu terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat atau kolesterol LDL dan menurunkan tekanan darah tinggi.
Rutin olahraga juga bermanfaat untuk membantu mencapai atau mempertahankan berat badan ideal, meningkatkan kesehatan mental, membangun kekuatan otot dan tulang, serta meningkatkan tingkat energi dan mengurangi kelelahan.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Olahraga ternyata juga terbukti untuk menurunkan kadar kolesterol. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2015 yang dipublikasikan di jurnal PloS One, kadar kolesterol HDL dalam tubuh meningkat setelah olahraga dengan kekuatan intensitas tinggi rutin tiga kali seminggu selama 10 minggu.
Berikut beberapa olahraga yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol.
- Berjalan
Jalan kaki selama 1 jam sehari selama 5 hari dalam seminggu dapat memberikan efek yaitu penurunan jumlah kolesterol. Jalan kaki secara teratur dan cepat adalah cara yang baik untuk tetap bugar dan sehat, dan aktivitas ini seringkali lebih mudah dilakukan daripada berlari. - Lari
Berlari secara teratur juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. Berlari dapat membantu orang menjadi bugar, menurunkan berat badan, dan meningkatkan kesehatan mental. Berlari juga dapat membantu mengurangi jumlah kolesterol LDL dalam darah seseorang. - Bersepeda
Bersepeda adalah cara efektif lain untuk menurunkan kadar kolesterol LDL. Bersepeda ke tempat kerja juga memberi efek penurunan risiko beberapa masalah kesehatan kardiovaskular. - Latihan Ketahanan
Latihan ketahanan meliputih push up, angkat beban dan squat diketahui dapat meningkatkan kekuatan otot. Tak hanya itu, latihan ketahanan juga dapat menurunkan jumlah total dan kolesterol LDL dalam tubuh.
WHO menyatakan bahwa orang dewasa harus melakukan sejumlah olahraga setiap minggu untuk tetap sehat. Namun, WHO menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang dewasa di seluruh dunia tidak memenuhi tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan secara global.
- Cara Menghilangkan Kecemasan Saat Rapat Online
- Tips Bekerja dari Rumah atau WFH Ketika Kasus COVID-19 Kembali Naik
- Tandatangani Kontrak, David Guetta Resmi Bergabung dengan Warner Music
WHO merekomendasikan agar orang dewasa melakukan aktivitas olahraga dengan durasi sebagai berikut:
- Setidaknya 150-300 menit aktivitas fisik aerobik intensitas sedang per minggu
- Setidaknya 75–150 menit aktivitas fisik aerobik dengan intensitas lebih tinggi setiap minggu
- Kombinasi yang setara dari aktivitas fisik sedang dan kuat sepanjang minggu
