Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19, Bank Mandiri Salurkan Bantuan Senilai Rp6 Miliar
- JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memberikan bantuan lebih dari 120 ribu paket makanan dan sembako senilai Rp6 miliar kepada masyarakat yang...

Aprilia Ciptaning
Author
JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memberikan bantuan lebih dari 120 ribu paket makanan dan sembako senilai Rp6 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pengumpulannya, Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan warung kecil dan agen makanan di sekitar kantor cabang.
“Kami menggandeng ratusan warung kecil dana gen makanan di sekitar kantor cabang di berbagai wilayah di Indonesia untuk menyiapkan bantuan senilai Rp6 miliar tersebut,” ujarnya dalam siaran tertulis yang dikutip TrenAsia.com, Senin, 22 Juni 2020.
Bantuan tersebut, kata Rully, merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri kepada pemerintah sekaligus para pelaku usaha agar roda perekonomian dapat terus berjalan, khususnya sektor mikro yang terdampak pandemi COVID-19.
- Merdeka Copper Gold Siapkan Rp568 Miliar untuk Buyback Saham MDKA
- Menkeu Akui Pasar Keuangan Domestik Masih Tertekan
- Banyak Sentimen Positif, IHSG Konsolidasi pada Kisaran 4.821-5.018
- Kado Istimewa untuk Jakarta, Anies Sebut Reproduksi COVID-19 Telah Terkendali
- BI Turunkan Suku Bunga Acuan Menjadi 4,25%, Ini Tanggapan Perbankan
Di samping itu, untuk memastikan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, pihaknya mennggandeng pemangku kepentingan setempat, seperti pengurus RT, RW, hingga kelurahan. Pendistribusian paket, lanjutnya, ditujukan untuk masyarakat terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti yayasan panti asuhan dan panti jompo.
Sebagai informasi, program penyaluran ini telah dijalankan mulai dari periode akhir Mei hingga akhir Juni mendatang.
Rully mengungkapkan, sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) senantiasa menjadi perhatian bagi perusahaannya. Diketahui, target Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri pada tahun 2020 mencapai Rp30 triliun. Saat ini, proses penyaluran KUR pun tengah dipercepat.
“Kami sedang berupaya mempercepat proses verifikasi permohonan dan proses persetujuan atas restrukturisasi kredit para debitur KUR terdampak COVID-19. Dengan begitu, mereka dapat terus menjalankan kegiatan usahanya,” ujarnya.
Rully mengatakan, sektor yang mendukung ketahanan pangan tersebut sangat penting dan memiliki prospek yang baik, khususnya di tengah situasi sulit pandemi COVID-19.
Sementara itu, KUR yang telah direstrukturisasi hingga akhir Mei 2020 mencapai Rp9,6 triliun dengan jumlah 135.000 debitur.
Dalam proses penyaluran KUR, lajutnya, Bank Mandiri senantiasa mengedepankan prinsip kehati-harian, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah.
