Bantu Jaga Bumi, Staf Istana Versailles Peroleh Fasilitas Pangkas Rambut Gratis
VERSAILLES-Para staf di Istana Versailles, Prancis, bisa mendapatkan jasa pangkas rambut gratis tiap bulan berkat perusahaan yang punya spesialisasi daur ulang rambut. Rambut manusia mengandung keratin, protein yang menyerap minyak dan bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan. Keratin juga bisa menggantikan plastik di agrikultur dan holtikultura dan membantu memperbaiki kondisi kulit, kata Clement Baldellou, co-founder perusahaan […]

AZ
Author


Staf Istana Versailles mendapat fasilitas potong rambut gratis/Union Leader
(Istimewa)VERSAILLES-Para staf di Istana Versailles, Prancis, bisa mendapatkan jasa pangkas rambut gratis tiap bulan berkat perusahaan yang punya spesialisasi daur ulang rambut.
Rambut manusia mengandung keratin, protein yang menyerap minyak dan bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan.
Keratin juga bisa menggantikan plastik di agrikultur dan holtikultura dan membantu memperbaiki kondisi kulit, kata Clement Baldellou, co-founder perusahaan rintisan Capillum, yang mengoleksi rambut dari sekitar 200 salon di Prancis.
- UU Cipta Kerja Sah! IHSG dan Kurs Rupiah Makin Gacor, Asing Buru Saham BMRI
- Duh! Capital Outflow Investor Asing Sudah Tembus Rp170,36 Triliun
- Investor Milenial Kian Dominan, Penjualan Sukuk SR013 Melalui BRI Tembus Rp3,5 Triliun
- Sisa-Sisa Kuil untuk Menyembah Dewa Viking Ditemukan di Norwegia
- Rusak Karena Demo, Kawasan Malioboro Yogyakarta Mulai Bebenah
“Rambut adalah penyerap alami dan dapat menyerap minyak hingga delapan kali lipat beratnya,” katanya seperti dilansir Reuters Jumat 9 Oktober 2020.
Lebih dari satu juta orang Prancis memotong rambut setiap hari, kata Baldellou, menyediakan sumber daya gratis yang dapat dengan mudah didaur ulang untuk keperluan lingkungan dan medis.
“Ini mewakili 4.000 ton limbah yang dihasilkan (setiap tahun) … Itu adalah jumlah limbah yang sangat besar yang biasanya dibuang ke tempat sampah jadi kami memutuskan untuk menghilangkan rambut dari sektor limbah,” katanya kepada Reuters Television. Di dekat salon darurat itu ada papan penanda bertulis “1 kg rambut = penghematan 200 liter air”.
Isabelle Lafont, salah satu staf di istana, senang bisa memotong rambut di tempat yang dekat dengan kantornya. “Ini ide bagus karena saat kami bekerja kami tak selalu punya waktu luang untuk ke salon,” kata dia.
