Tren Ekbis

Astra Women Network 2026, 33 Bos di Grup Astra Kini Perempuan

  • Setara 17,37 Persen dari Total Jajaran Direksi
PEREMPUAN ASTRA.jpg
Sebanyak 33 perempuan kini menjabat direktur di Grup Astra, didukung program mentoring dan inklusivitas kerja. (Astra)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Komitmen Astra International dalam memperkuat kepemimpinan perempuan kembali ditegaskan melalui gelaran Astra Women Network 2026. Tak sekadar menjadi forum pemberdayaan, ajang ini menyoroti meningkatnya peran perempuan dalam posisi strategis di lingkungan Grup Astra.

Mengusung tema “Women Empowered: From Empowerment to Impact”, kegiatan yang berlangsung di Menara Astra, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026, menekankan pentingnya kontribusi nyata perempuan dalam dunia kerja, kepemimpinan, hingga pembangunan berkelanjutan.

Dalam acara tersebut, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengapresiasi langkah Astra yang dinilai konsisten membuka ruang kolaborasi dan penguatan kapasitas perempuan Indonesia.

“Pemberdayaan perempuan bukan lagi sekadar agenda sosial, tetapi telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia dan keberlanjutan bangsa,” ujar Diana.

Direktur Astra Gita Tiffani Boer menegaskan perusahaan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif dan memberi peluang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang.

Menurut dia, melalui Astra Women Network, semakin banyak perempuan di lingkungan Astra diharapkan mampu mengambil peran kepemimpinan dan memberi dampak positif bagi perusahaan maupun masyarakat.

Acara tersebut juga menghadirkan Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi serta CEO AstraPay Rina Apriana yang berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan perempuan dan tantangan di dunia profesional.

Jumlah Pemimpin Perempuan Astra Meningkat

Astra mencatat representasi perempuan dalam posisi supervisor ke atas di Grup Astra mencapai 20,33 persen hingga 2025.

Tak hanya itu, sebanyak 33 perempuan kini menduduki jabatan direktur di berbagai perusahaan Grup Astra atau setara 17,37 persen dari total jajaran direksi.

Peningkatan tersebut didorong melalui berbagai program pengembangan kepemimpinan perempuan sejak 2025, mulai dari in-class training, one-on-one mentoring, hingga group mentoring yang melibatkan peserta dari berbagai unit usaha Astra.

Program itu difokuskan pada penguatan kapabilitas kepemimpinan, pengembangan karier, hingga membangun budaya kerja yang lebih inklusif.

Perempuan Astra Aktif di Program Sosial dan Lingkungan

Tak hanya di sektor bisnis, komunitas Perempuan Astra juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

Sejumlah program yang dijalankan antara lain kolaborasi Hari Anak Nasional bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, aksi penanaman mangrove di Desa Sejahtera Astra Pulau Pramuka, hingga kegiatan bersama anak-anak penyintas kanker.

Perempuan Astra juga terlibat dalam kegiatan pendidikan di sekolah binaan Yayasan Astra dan Desa Sejahtera Astra di Sumba Timur.

Komunitas ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, berbagi inspirasi, sekaligus support system bagi perempuan di seluruh ekosistem Grup Astra.

Langkah tersebut disebut sejalan dengan komitmen Astra dalam mendukung keberagaman, inklusivitas, dan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.***

Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Ferry Cahyanti pada 12 May 2026 

Tags: