Analisis dan Insight Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juni 2026
- Update emas Antam 30 Juni 2026: turun Rp15.000 ke Rp2.630.000, buyback Rp2.335.000 turun Rp25.000, semester I 2026 ditutup dengan koreksi 17% dari ATH Januari.

Chrisna Chanis Cara
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp15.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.645.000 menjadi Rp2.630.000, Selasa, 30 Juni 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia turun lebih dalam, sebesar Rp25.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.360.000 menjadi Rp2.335.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp295.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Selasa, 30 Juni 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.365.000 |
| 1 gram | Rp2.630.000 |
| 2 gram | Rp5.210.000 |
| 3 gram | Rp7.790.000 |
| 5 gram | Rp12.910.000 |
| 10 gram | Rp25.735.000 |
| 25 gram | Rp64.212.000 |
| 50 gram | Rp128.345.000 |
| 100 gram | Rp256.612.000 |
| 250 gram | Rp641.265.000 |
| 500 gram | Rp1.282.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.564.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, 30 Juni 2026
Insight TrenAsia
Spread Rp295.000, Mendekati Rekor Tertinggi 2026
Buyback turun Rp25.000, jauh lebih dalam dari penurunan harga jual yang hanya Rp15.000. Selisih Rp10.000 ini mendorong spread melebar dari Rp285.000 kemarin ke Rp295.000 hari ini, mendekati kembali rekor tertinggi 2026 di Rp335.000 yang tercatat pada 25 Juni lalu.
Dari harga beli hari ini, break-even baru tercapai setelah kenaikan sekitar 11,2% — beban yang jauh lebih berat dibanding kondisi normal April hingga awal Juni yang ada di kisaran 6,8% hingga 7,2%.
Dua Hari Beruntun Turun, Menutup Semester I dengan Catatan Merah
Penurunan hari ini melanjutkan koreksi serupa kemarin, membawa total penurunan dua hari menjadi Rp30.000 per gram. Hari ini sekaligus menjadi penutupan perdagangan semester pertama 2026.
Dari pembukaan tahun di kisaran Rp2.870.000 pada awal Januari 2026, emas Antam sempat menyentuh all-time high Rp3.168.000 pada 29 Januari 2026, sebelum berbalik turun tajam dan menutup semester pertama di Rp2.630.000 — koreksi sekitar 17% dari puncaknya.
Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, total koreksi kini mencapai Rp229.000 per gram dalam tujuh pekan.
BI Rate Tinggi dan Sinyal Hawkish The Fed Terus Membebani
Tekanan dua hari beruntun ini adalah kelanjutan dari kombinasi BI Rate yang sudah naik dua kali sepanjang Juni ke level 5,75% dan sinyal hawkish The Fed yang menahan suku bunga lebih lama dari ekspektasi pasar.
Suku bunga tinggi di dalam dan luar negeri membuat emas — yang tidak menghasilkan imbal hasil — semakin kalah menarik dibanding instrumen berbunga seperti obligasi.
Memasuki semester kedua 2026, arah harga emas Antam akan sangat ditentukan oleh pertemuan The Fed berikutnya pada 29-30 Juli 2026 dan perkembangan data inflasi domestik yang bisa memengaruhi langkah Bank Indonesia selanjutnya.

Chrisna Chanis Cara
Editor
