Korporasi

Amman Mineral (AMNT) Bidik Dana Hingga Rp15 Triliun dari IPO

  • Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), salah satu perusahaan pertambangan tembaga dan emas grup Medco dikabarkan mempertimbangkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Proyek offshore Natuna Medco.jpg
Kilang offshore Medco Energi di Laut Natuna Selatan, Riau, Indonesia. (Medcoenergi.com)

JAKARTA - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), salah satu perusahaan pertambangan tembaga dan emas Grup Medco dikabarkan mempertimbangkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Menukil Bloomberg, Amman Mineral membidik perolehan dana IPO sebanyak US$1 miliar, sekitar Rp15 triliun (Rp15.000 per dolar AS). Perusahaan sedang bekerja dengan penasihat keuangan untuk mempersiapkan hal tersebut, IPO dikabarkan akan dilakukan pada paruh pertama tahun ini.

"Manajemen Amman Mineral terus mengevaluasi berbagai peluang dan opsi untuk pertumbuhan dan akan memutuskan opsi terbaik ketika kondisi dan waktu sudah matang," tulis laporan Bloomberg dilansir, Rabu, 22 Februari 2023.

Anak usaha Medco Energi, dengan IPO Amman Mineral berpotensi meraih dana penawaran umum yang jumbo setelah penjualan saham Mitratel senilai $1,3 miliar atau setara dengan Rp18,79 triliun pada November 2021 lalu.

Sekedar informasi, Amman Mineral memiliki total 25.000 hektar area konsesi dengan 17,5 miliar pon tembaga dan 23,9 juta ons cadangan emas.

Tambang Batu Hijau perusahaan, yang terletak di pulau Sumbawa, telah menghasilkan 8,78 miliar pon tembaga dan 8,7 juta ons emas sejak mulai beroperasi pada 2000.

Sebelumnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) masih terus menimbang rencana terkait penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT).

Direktur Medco Energi Amri Siahaan mengatakan IPO Amman Mineral masih dalam rencana perseroan sehingga pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Iya masih rencana, hingga saat ini kami belum dapat sampaikan terkait kapannya (IPO). Kami akan menjelaskan pada kesempatan mendatang," kata Amri dalam Public Expose pada Rabu 14 September 2022.