Allianz Bukukan Pendapatan Premi Rp1,2 Triliun
JAKARTA – PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz) membukukan Pendapatan Premi Bruto (Gross Written Premium) sebesar Rp1,2 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 3% dari Rp1,1 triliun pada 2019. Allianz memperbesar porsi bisnis ritel dengan tetap mempertahankan kekuatan bisnis komersial. Hal ini dapat dilihat dari komposisi bisnis retail yang mencapai 42% dari total pendapatan premi bruto […]

Khoirul Anam
Author


Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum/ allianz.co.id
(Istimewa)JAKARTA – PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz) membukukan Pendapatan Premi Bruto atau Gross Written Premium sebesar Rp1,2 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 3% dari Rp1,1 triliun di tahun 2019.
Allianz memperbesar porsi bisnis ritel dengan tetap mempertahankan kekuatan bisnis komersial. Hal ini dapat dilihat dari komposisi bisnis retail mencapai 42% dari keseluruhan pendapatan premi bruto Allianz, sedangkan bisnis komersial sebesar 58%.
Sementara itu, dari jalur distribusi, financial institution Allianz mencatatkan pertumbuhan 49% sebesar Rp29,6 miliar. Diikuti oleh jalur distribusi Affinity, yang merupakan kerja sama strategis dengan para mitra bisnis, menunjukkan pertumbuhan sebesar 41% atau Rp44,4 miliar. Jalur distribusi keagenan yang bekerja sama dengan Allianz Star Network dalam menyediakan perlindungan asuransi kerugian mengalami pertumbuhan GWP sebesar 53% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
- Tips Atur Porsi Investasi Reksa Dana dan Saham Saat Pandemi
- Neraca Perdagangan Surplus US$2,09 Miliar pada Mei 2020
- Jaga Arus Kas, BUMN Timah Batal Buyback Saham TINS Rp100 Miliar
- PUPR Lelang 12 Proyek Jalan Tol 669 Kilometer Rp242 Triliun
- Gojek Hadirkan GoRide Instan di 4 Stasiun DKI Jakarta
Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl mengatakan, Allianz mengikuti perkembangan tren digital yang bergerak dinamis dengan menggali potensi untuk memperluas segmen pasar untuk perlindungan asuransi kerugian.
“Setelah bertransformasi dalam optimalisasi digital untuk produk, layanan dan proses bisnis, kami juga bekerja sama dengan beberapa mitra bisnis untuk memberikan perlindungan yang lebih lengkap lagi kepada nasabah sesuai kebutuhan,” kata dia di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020.
Diketahui, sepanjang tahun 2019 Allianz telah beberapa strategi seperti bekerja sama dengan Gojek Indonesia untuk menyediakan asuransi kecelakaan diri bagi mitra driver dan penumpang serta memperluas kerja sama dengan Home Credit Indonesia dalam menyediakan asuransi gadget.
“Tidak hanya itu, Allianz juga menjalin kemitraan baru dengan bank terkemuka di Indonesia dan melakukan perluasan kerja sama dengan mitra digital, agregator maupun perusahaan start up fintech untuk bersama-sama melakukan sinergi mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh industri asuransi saat ini,” kata dia.
Sebagai informasi, perusahaan yang kantor perwakilan di Indonesia pada tahun 1981 ini telah membayarkan klaim sebesar Rp609,2 miliar sepanjang tahun 2019. Adapun Allianz Utama mencatat rasio kecukupan modal atau Risk-Based Capital Ratio (RBC) 320% atau di atas ketentuan minimum yang ditentukan regulator sebesar 120%. (SKO)
