Industri

Ajang UOB Painting of the Year ke-40 Dorong Seniman RI Mendunia

  • UOB kembali mengundang para seniman dari Singapura, Indonesia, Malaysia dan Thailand untuk menembus batas imajinasi dan talenta mereka melalui ajang UOB Painting of the Year (POY) ke-40.

<p>Head of Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia Maya Rizano (kiri) dan Ketua Dewan Juri 2021 UOB Painting of The Year Agung Hujatnikajennong (kanan) berfoto bersama usai acara media briefing yang diselenggarakan secara daring, Kamis (29/04).</p>
<p>UOB terus berkomitmen terhadap perkembangan komunitas seni di Indonesia. Sebagai bagian dari Grup UOB, UOB Indonesia berfokus pada kepentingan komunitas sekitar melalui program yang menghubungkan masyarakat, memperkuat ikatan, dan memperkaya kehidupan khususnya di bidang seni, anak, dan pendidikan.</p>

Head of Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia Maya Rizano (kiri) dan Ketua Dewan Juri 2021 UOB Painting of The Year Agung Hujatnikajennong (kanan) berfoto bersama usai acara media briefing yang diselenggarakan secara daring, Kamis (29/04).

UOB terus berkomitmen terhadap perkembangan komunitas seni di Indonesia. Sebagai bagian dari Grup UOB, UOB Indonesia berfokus pada kepentingan komunitas sekitar melalui program yang menghubungkan masyarakat, memperkuat ikatan, dan memperkaya kehidupan khususnya di bidang seni, anak, dan pendidikan.

(Istimewa)

JAKARTA – UOB kembali mengundang para seniman dari Singapura, Indonesia, Malaysia dan Thailand untuk menembus batas imajinasi dan talenta mereka melalui ajang UOB Painting of the Year (POY) ke-40.

Tahun ini, kompetisi ini menjadi ajang seni yang paling lama diselenggarakan di Singapura dan juga merupakan salah satu ajang penghargaan paling bergengsi di Asia Tenggara.

Untuk itu, UOB kembali mengundang para seniman untuk menorehkan karya seni dan menunjukkan kreativitas dan kepiawaian mereka dalam berkarya.

Wee Ee Cheong, Deputy Chairman and Chief Executive Officer UOB menyatakan alam kurun waktu empat dekade terakhir, para seniman telah membantu membuka mata dan hati terhadap dunia-dunia baru dan mendorong kita untuk saling terkoneksi satu sama lain.

“Seiring dengan 40 tahun kejayaan seni dan seniman di Asia Tenggara, UOB terus berkomitmen mendukung generasi baru para seniman untuk terus menembus batas ekspresi kreatif mereka,” katanya dalam konferensi pers secara daring, Kamis 29 April 2021.

Ajang UOB POY telah berhasil menemukan lebih dari 1.000 seniman di kawasan Asia Tenggara dalam empat dekade terakhir. Banyak dari mereka seperti Goh Beng Kwan, Anthony Poon and Chua Ek Kay telah mendapatkan penghargaan di Asia Tenggara.

Mereka juga merupakan penerima the Singapore Cultural Medallion. Pada tahun 2016, pemenang UOB POY 2010 di Thailand Pannaphan Yodmanee juga berhasil memenangkan penghargaan bergengsi Benesse Prize , yang merupakan penghargaan resmi dari the Singapore Biennale.

UOB kembali mengundang Anda dalam ajang kompetisi UOB POY ke-40
Head of Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia Maya Rizano / TrenAsia.com

Seperti tahun lalu, tahun ini UOB menerima karya seni Anda secara digital. Karya seni Anda dapat dikirimkan mulai 29 April 2021 hingga 31 Juli 2021. Ajang ini terbuka bagi warga negara dan penduduk tetap (permanent resident) di Singapura, Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Para pemenang, yakni pemenang regional dari ajang bergengsi UOB Southeast Asian POY untuk pemenang di tiap negara dengan karya terbaik akan diumumkan pada acara penghargaan pada November 2021. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ajang ini, kunjungi www.UOBandArt.com.

Ada yang berbeda tahun ini. Dalam rangka memperingati ajang UOB POY ke-40 tahun ini, kami tidak hanya akan memilih satu pemenang, tetapi empat pemenang dari negara masing-masing untuk berpartisipasi dalam program residensi, di Shanghai Tiongkok atau di Fukuoka, Jepang.

Program pertukaran seni yang diselenggarakan selama satu bulan ini akan memberi kesempatan kepada para seniman untuk belajar mengenai budaya dan seni rupa negara tuan rumah dan mempelajari berbagai pendekatan dalam berkarya.

UOB terus berkomitmen terhadap perkembangan komunitas seni di Indonesia
Ketua Dewan Juri 2021 UOB Painting of The Year Agung Hujatnikajennong / TrenAsia.com

Sebagai bagian dari Grup UOB, UOB Indonesia berfokus pada kepentingan komunitas sekitar melalui program yang menghubungkan masyarakat, memperkuat ikatan, dan memperkaya kehidupan khususnya di bidang seni, anak, dan pendidikan.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur, UOB Indonesia mengatakan, “Pandemi telah menunjukkan ketahanan seniman Indonesia untuk terus mengekspresikan diri secara kreatif dan percaya diri melalui penggunaan platform online di tengah pembatasan sosial yang berlangsung. Sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi seni dan komunitas kami tahun ini, kami telah mengundang seniman alumni UOB POY dan berbagai praktisi seni dalam serangkaian webinar untuk berbagi pengalaman mereka di forum publik. Melalui upaya tersebut, kami berharap dapat berkontribusi untuk kemajuan komunitas.”

“Melalui kompetisi UOB POY setiap tahunnya, kami terus menciptakan wadah yang bermakna dan berkelanjutan bagi seniman Indonesia untuk menampilkan bakat artistik mereka dan menghubungkan mereka ke lebih banyak peluang di panggung regional dan internasional,” tambahnya. (SKO)