Tren Leisure

6 Langkah Sederhana Memulai Green Lifestyle di 2026

  • Berikut langkah ramah lingkungan yang bisa dilakukan pada tahun 2026 untuk membantu menjaga dan melindungi alam.
Tinggalkan plastik untuk memulai sustainable living.
Tinggalkan plastik untuk memulai sustainable living. (freepik.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Mulai dari limbah makanan hingga polusi tekstil, dari krisis iklim hingga emisi karbon, lahan terlantar yang meluap dan saluran air yang tercemar, setiap krisis saling berhubungan. Tindakan untuk mengembalikan kesehatan planet kita harus dilakukan sekarang juga.

Meskipun terdengar sangat berat, ada banyak tindakan kecil sehari-hari yang dapat kamu lakukan yang akan bermanfaat bagi diri kamu sendiri dan planet ini dalam jangka panjang.

Baik kamu ingin mengurangi jejak karbon, mendukung keanekaragaman hayati, maupun membuat pilihan yang lebih bijak dalam keseharian, berikut langkah yang bisa dilakukan pada tahun 2026 untuk membantu menjaga dan melindungi alam.

Langkah Kecil Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Tahun 2026

Berikut Langkah sederhana memulai gaya hidup ramah lingkungan di 2026:

1. Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (freepik.com)

Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai merupakan langkah sederhana untuk mulai menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Memilih produk pakai ulang seperti botol minum, cangkir kopi, dan tas belanja berbahan kain dapat menekan konsumsi plastik. Dengan membatasi ketergantungan pada plastik sekali pakai, kita turut berperan dalam mengurangi limbah yang mencemari lingkungan.

2. Hemat Energi di Rumah

Dalam upaya menghemat energi di rumah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan rumah yang lebih ramah lingkungan. Bagi kamu yang mencari cara yang lebih berkelanjutan dalam mengonsumsi energi, sekaranglah saatnya untuk mengganti lampu dengan lampu LED.

Dilansird dari Bio Energy Consultant, lampu LED dikenal 75% lebih hemat energi, dan dapat bertahan hingga 20 tahun. Kamu dapat mengurangi jejak karbon dan pengeluaran untuk lampu secara bersamaan.

3. Pilih Transportasi Berkelanjutan

Transportasi merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi karbon. Dengan memilih angkutan umum, bersepeda. Jika jaraknya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, mengapa tidak menikmati udara segar untuk diri sendiri dan juga bumi?

Berjalan kaki dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh. Nilai tambahnya, kebiasaan ini sejalan jika salah satu resolusimu adalah berolahraga lebih rutin.

4. Sikat Gigi Lebih Ramah Lingkungan

Tahukah kamu bahwa setiap sikat gigi plastik yang pernah kamu gunakan masih ada di suatu tempat di bumi hingga kini? Beralihlah ke sikat gigi biodegradable dengan bulu berbahan arang yang dikenal memiliki sifat antibakteri. Dengan begitu, kamu sudah menerapkan praktik berkelanjutan dalam rutinitas harian, sesederhana itu. Jangan lupa juga untuk mematikan keran air saat menyikat gigi!

5. Makan lebih ramah lingkungan

Tak harus langsung beralih menjadi vegan sepenuhnya, namun industri daging membutuhkan banyak air, menghasilkan emisi gas rumah kaca dalam jumlah besar, dan kerap melibatkan praktik yang tidak etis terhadap hewan.

Dengan membeli bahan makanan lokal, kamu juga dapat mengurangi jejak karbon dari distribusi makanan sekaligus mendukung petani dan pelaku usaha di sekitarmu. Yuk, gunakan kotak makan pakai ulang untuk menemani hidangan sayur lezatmu di tahun 2026.

6. Pilih Barang yang Tahan Lama

Seperti yang mungkin sering kamu lihat, banyak produk fast fashion dibuat dengan kualitas rendah, mudah rusak, dan hanya bertahan beberapa kali pemakaian. Dengan membeli barang berkualitas yang dirancang agar awet, kamu membantu mencegah tambahan sampah ke tempat pembuangan akhir sekaligus menghemat pengeluaran dalam jangka panjang.

Contohnya, celana jeans berkualitas yang tidak hanya tahan lama, tetapi juga dapat dikembalikan ke toko untuk diperbaiki atau direstorasi. Inilah langkah menuju fashion sirkular yang lebih berkelanjutan.