5 Negara Mulai Awal Puasa 19 Februari 2026, Ada Tetangga RI
- Berikut negara yang telah menetapkan awal ramadan pada 19 Februari 2026.

Distika Safara Setianda
Author


Umat muslim berbuka puasa bersama pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA, TRENASIA.ID – Menjelang Ramadan 2026, umat Muslim di seluruh dunia bersiap untuk bulan puasa, refleksi, dan sedekah. Untuk Ramadan 2026, sebagian besar negara Islam diperkirakan akan mencoba melihat bulan pada hari Selasa, 17 Februari 2026.
Namun, perhitungan astronomi menunjukkan bahwa bulan sabit tidak akan terlihat atau sangat kecil kemungkinannya untuk terlihat di seluruh wilayah tersebut, termasuk UEA, Arab Saudi, Yordania, dan Mesir. Pada hari itu:
- Bulan akan terbenam sebelum matahari.
- Baca Juga: Kapan Awal Puasa Ramadan 2026 Dimulai?
- Jarak sudut antara matahari dan bulan akan berada di bawah batas Danjon, sehingga pengamatan visual menjadi tidak mungkin.
- Gerhana matahari cincin yang langka terjadi kemudian pada hari itu semakin menegaskan keselarasan ini.
Akibatnya, negara-negara yang membutuhkan penampakan yang terkonfirmasi kemungkinan akan menyelesaikan bulan Sya’ban selama 30 hari, sehingga Kamis, 19 Februari, kemungkinan besar akan menjadi hari pertama Ramadan di UEA. Beberapa negara mungkin memulai sehari lebih awal, tergantung pada kriteria lokal yang berbeda.
Kalender Islam adalah kalender lunar, dengan setiap bulan dimulai saat terlihatnya bulan baru. Perbedaan tanggal mulai terjadi karena negara dan komunitas mungkin bergantung pada:
- Penampakan bulan lokal
- Pengamatan bulan global
- Perhitungan astronomi
Variasi ini dapat mengakibatkan perbedaan satu hari dalam dimulainya Ramadan antar wilayah. Ada pun, sebanyak 5 negara telah menetapkan awal puasa Ramadan yang dimulai pada 19 Februari 2026.
Negara yang Menetapkan Awal Ramadan pada 19 Februari 2026
Dilansir dari Gulf News, berikut negara yang telah menetapkan awal ramadan pada 19 Februari 2026:
1. Oman
Oman telah mengumumkan bahwa Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan, menyusul perhitungan astronomi yang menunjukkan bahwa bulan sabit tidak dapat terlihat pada malam sebelumnya.
Komite utama penentuan awal bulan Hijriah mengkonfirmasi bahwa hari Rabu, 18 Februari, akan menandai berakhirnya bulan Sya’ban, sehingga hari berikutnya menjadi awal bulan Ramadan.
Pihak berwenang mengatakan keputusan tersebut sesuai dengan kriteria keagamaan dan ilmiah, karena bulan diperkirakan akan terbenam sebelum atau pada saat matahari terbenam pada tanggal 29 Sya’ban di seluruh provinsi Oman, sehingga pengamatan visual menjadi tidak mungkin.
2. Turki
Turki secara resmi menetapkan Kamis, 19 Februari, sebagai hari pertama bulan suci Ramadan setelah perhitungan astronomi menunjukkan hilal tidak mungkin terlihat pada tanggal rukyat sebelumnya.
Turki menentukan awal seluruh bulan Hijriah berdasarkan data astronomi yang telah dihitung sebelumnya untuk menilai kemungkinan visibilitas hilal. Bulan baru dimulai apabila pada hari ke-29 perhitungan menunjukkan hilal berpotensi terlihat, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teleskop, di wilayah mana pun yang memiliki waktu malam yang sama dengan Turki.
Kepresidenan Urusan Agama menyatakan bahwa hasil kajian mereka menunjukkan hilal tidak dapat disaksikan pada Selasa, 17 Februari, di kawasan Arab, dunia Islam, maupun Amerika. Karena itu, pemerintah memutuskan Kamis sebagai awal Ramadan.
3. Singapura
Singapura turut menetapkan Kamis, 19 Februari, sebagai hari pertama Ramadan setelah hasil perhitungan astronomi menyimpulkan bahwa hilal tidak mungkin terlihat pada malam rukyat.
Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) yang dipimpin oleh Mufti Singapura menggunakan metode hisab berbasis kriteria visibilitas lokal. Otoritas menyampaikan bahwa pada Selasa, posisi bulan terbenam lebih dahulu dibandingkan matahari, sehingga hilal tidak dapat disaksikan dari wilayah Singapura.
4. Australia
Australia mengumumkan bahwa Ramadan 1447 H/2026 akan dimulai pada Kamis, 19 Februari. Keputusan ini ditegaskan oleh Dewan Fatwa Australia berdasarkan perhitungan astronomi.
Mufti Besar Australia, Dr Ibrahim Abu Mohamad, menjelaskan penetapan tersebut dilakukan setelah melalui musyawarah bersama dewan. Di Sydney dan Perth, hilal Ramadan diperkirakan muncul setelah matahari terbenam pada Selasa, 17 Februari, sehingga bulan suci tidak mungkin dimulai pada malam itu.
Malam pertama Ramadan sekaligus pelaksanaan salat Tarawih akan berlangsung pada Rabu,18 Februari, setelah salat Isya.
Dr Abu Mohamad juga mengimbau umat Islam untuk saling menghormati perbedaan pandangan ulama, menjaga persatuan, serta mendoakan perdamaian, keamanan, dan kemudahan bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan di berbagai belahan dunia, khususnya di Gaza.
5. Uni Emirat Arab
- Baca Juga: 8 Tips Puasa Ramadan bagi Penderita GERD
Di Uni Emirat Arab, Ramadan 2026 diperkirakan dimulai pada Kamis, 19 Februari, berdasarkan informasi dari Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD). Penetapan resmi tetap menunggu hasil pemantauan hilal sesuai tradisi.
Meski demikian, sejumlah prediksi awal menyebutkan bulan suci kemungkinan dimulai antara 17 hingga 19 Februari, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan diri secara spiritual maupun sosial.

Distika Safara Setianda
Editor
