3 Pertanyaan Penting untuk Ditanyakan di Usia 20 Tahun Menurut Ahli
- JAKARTA - Usia dua puluhan sering dianggap sebagai masa yang paling luar biasa dalam hidup seseorang. Di usia ini seseorang biasanya akan menemukan masalah hidu

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Usia dua puluhan sering dianggap sebagai masa yang paling luar biasa dalam hidup seseorang. Di usia ini seseorang biasanya akan menemukan masalah hidup, memahami kedewasaan, melakukan kesalahan, dan mulai mempertanyakan masa depan Anda.
Pamela S. Willsey, seorang terapis dan trainer yang telah menangani klien di usia dua puluh tahunan selama bertahun-tahun menulis untuk Psychology Today, bahwa kesepian, kebingungan, dan emosi yang intens seringkali datang bersamaan dalam hidup seseorang di usia ini.
Psikolog klinis Meg Jay, penulis The Defining Decade , menulis bahwa "usia dua puluhan adalah masa perkembangan yang menyenangkan" Karena di masa ini Anda akan merencanakan kehidupan masa depan Anda.
- Perkuat Ekonomi Karawang, APLN Luncurkan Parkland Podomoro Karawang
- Investasi Jumbo Pabrik Baterai Senilai Rp135 Triliun di Bantaeng, Para Konsorsium Belum berkomentar
- Mantapkan Posisi sebagai Bank Digital, MotionBanking Milik MNC Ubah Nama jadi MotionBank
Usia dua puluhan adalah masa transisi dan perubahan. Anda merasakan tekanan untuk sukses dalam karier, hubungan, dan menemukan rasa identitas juga tujuan-tujuan yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Banyak pula orang dewasa muda mengalami perasaan cemas dan depresi selama usia dua puluhan.
Lebih lanjut, Willsey mengatakan bahwa usia dua puluhan adalah waktu yang tepat untuk melakukan eksperimen yang bisa membantu Anda mengetahui siapa diri Anda, apa yang penting untuk Anda dan mengapa hal tersebut penting untuk Anda.
Berikut Ini Adalah 3 Pertanyaan Penting yang Bisa Anda Tanyakan di Usia Dua Puluhan
1. Siapa saya? (Apa yang membuat hidup saya berarti?)
Dua puluhan adalah waktu yang tepat untuk bereksperimen. Mempelajari siapa Anda membutuhkan investasi waktu dan energi Anda. Diri Anda terbentuk dari semua pengalaman hidup Anda baik kesuksesan maupun kegagalan.
Kesadaran diri hanya datang melalui refleksi diri. Anda harus merasa nyaman dengan menjadi tidak nyaman. Terkadang, proses ini membutuhkan pelepasan pekerjaan, karier, bahkan hubungan yang sudah tidak lagi sesuai dengan nilai diri Anda.
Baca juga: 5 Pertanyaan yang Bisa Membantu Menemukan Tujuan Anda
2. Apa yang paling penting bagi saya dan mengapa? (Pengambilan keputusan berdasarkan nilai)
Nilai-nilai inti Anda adalah hal-hal yang paling penting bagi Anda. Nilai-nilai ini adalah keyakinan internal yang menentukan bagaimana hidup harus dijalani dan bagaimana orang harus berperilaku. Nilai dapat memberi arah dan membimbing perilaku dengan berfokus pada apa yang paling penting.
Penting untuk mengeksplorasi nilai-nilai Anda dan meninjaunya kembali secara berkala untuk lebih memahami bagaimana pilihan Anda mungkin selaras atau tidak selaras dengan nilai inti hidup Anda.
Kesadaran ini akan membantu Anda untuk lebih memahami bagaimana diri Anda yang sebenarnya dan mengukur diri ideal Anda sehingga Anda tahu kapan harus mengeksplorasi proses perubahan.
Kita sering lupa apa yang benar-benar penting bagi kita dalam hidup ini. Anda mungkin menghabiskan waktu hingga berjam-jam hanya untuk mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda atau menjadi terlalu stres karena tidak dilibatkan dalam suatu acara. Terkadang Anda mungkin terobsesi dengan hal-hal yang Anda inginkan tetapi tidak Anda miliki.
Mulailah dengan jujur pada diri sendiri. Untuk mengetahui apa yang paling penting bagi Anda, Anda perlu mengakui bahwa kehidupan yang Anda miliki sekarang adalah akibat langsung dari pilihan yang Anda buat di masa lalu. Akui ketika pilihan, aktivitas, ide, atau keyakinan tertentu tidak lagi sesuai dengan nilai diri Anda.
3. Apa yang harus saya lakukan? (Apa tujuan saya saat ini dalam hidup saya)
Menemukan tujuan hidup pada dasarnya bermuara pada menemukan satu atau dua hal yang benar-benar penting bagi Anda.
Tujuan bukanlah tentang pencapaian besar yang Anda raih, tetapi lebih kepada cara untuk menghabiskan waktu Anda dan Anda menikmatinya.
Jadi ketika seseorang berkata, "Apa yang harus saya lakukan dengan hidup saya?" atau, "Apa tujuan hidup saya?" yang sebenarnya mereka tanyakan adalah, "Apa yang bisa saya lakukan dengan waktu saya yang berharga?" Selama Anda dapat mengidentifikasi arah yang bermakna dan bagaimana hal itu memungkinkan Anda membuat perbedaan yang positif, Anda dapat menyebutnya sebagai "tujuan".
Nah, berikut tadi adalah artikel mengenai pertanyaan penting untuk ditanyakan di usia 20 tahun menurut ahli. Semoga bermanfaat!

Ananda Astri Dianka
Editor
