3 Cara Membimbing Anak Anda Agar Lebih Bijak Menggunakan Teknologi
- Nah, berikut tadi adalah artikel mengenai 3 cara membimbing anak Anda agar lebih bijak menggunakan teknologi dan sosial media. Semoga bermanfaat!

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Sebagai orang tua, wajar bagi Anda untuk merasa cemas dan takut ketika anak-anak terus menerus online dan berada di depan layar.
Menerapkan batas waktu untuk mengakses gadget mereka memang terdengar seperti solusi yang paling efektif, namun pada kenyatannya hal itu tidak semudah yang kita bayangkan.
Teknologi dan sosial media di satu sisi penting untuk sosialisasi dan mencari informasi, namun jika tidak digunakan dengan bijak tentunya akan berdampak buruk untuk anak.
- 4 Cara Aman Menggunakan Aplikasi Kencan Online Agar Tidak Tertipu
- Waspada! Ada Malware Daam yang Mengincar Ponsel Android Anda
- Ahli: Cara Menjelaskan Konsep Kematian Kepada Anak-Anak
Penelitian menunjukkan bahwa remaja pada umumnya menghabiskan antara tujuh hingga sembilan jam setiap hari untuk online dan orang tua biasanya membatasi jam online mereka tanpa benar-benar tahu cara terbaik untuk melakukannya.
Bahaya Penggunaan Media Sosial pada Remaja
Vivek Murthy, dokter bedah di Amerika Serikat seperti dilansir oleh TrenAsia.com dari laman Psychology Today pada Senin, 5 Juni 2023, mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial dapat mengakibatkan resiko besar bagi kaum muda.
Hal ini karena pada saat struktur otak kritis yang terkait dengan penilaian, kontrol impuls, dan keterlibatan sosial masih terbentuk, remaja dihadapkan pada informasi yang kuat dan dapat mengubah struktur otak mereka.
Bahaya-bahaya ini meliputi depresi, kecemasan, kesepian, cyberbullying, targer perilaku predator, insomnia, obesitas, gangguan privasi, dan eksaserbasi gejala ADHD.
Terlebih ketika sekarang telah marak munculnya kecerdasan buatan seperti platform ChatGPT yang dapat diakses secara mudah. Terdapat bahaya lain yang dapat berdampak langsung pada kemampuan anak untuk mengembangkan kreativitas dan keaslian intelektual mereka.
Mengajari Remaja untuk Bijak Berteknologi
Hidup kita tidak bisa lepas dari teknologi, begitu juga hidup para remaja. Penggunaan teknologi dan platform sosial media ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
- Jadwal KRL Jogja-Solo Berubah Mulai 1 Juni 2023, Cek Jadwal Lengkapnya
- Fenomena BPR Berguguran Tiap Tahun, Konsolidasi dan Digitalisasi Kuncinya?
- Bakal Rombak Kepengurusan? Berikut Mata Acara RUPS Garuda Indonesia (GIAA) Hari Ini!
Alih-alih terus melarang mereka. Penting bagi orang tua untuk menemukan cara mengembangkan hubungan yang sehat dengan teknologi sehingga anak bisa menggunakan teknologi dengan bijak.
1. Buat Konsep Ulang Bagaimana Anak Menggunakan Teknologi
Amir Levine, Ph.D, seorang psikiater asal Amerika Serikat menyarankan Anda untuk membantu Anak meningkatkan kesadaran tentang pilihan yang dapat mereka miliki dengan bersosial media.
Alih-alih mengatakan "Kamu tidak boleh menghabiskan begitu banyak waktu untuk online" mulailah tanuyakan pertanyaan seperti "Bagaimana Kamu menggunakan teknologi dan sosial media saat ini?", "Berapa banyak waktu yang ingin kamu habiskan untuk bermain sosial media?", "Bagaimana perasaan kamu saat menatap layar berjam-jam terus menerus?"
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini dapat membantu anak untuk mendapat kesempatan merefleksikan pengalaman mereka sendiri, sehingga mereka akan merasa memiliki pilihan tentang penggunaan teknologi dan sosial media.
2. Membuat Batas Aman Bermain Sosial Media
Penting bagi anak-anak untuk memahami bahaya yang terkait dengan penggunaaan teknologi dan media sosial.
Cobalah untuk membicarakan tentang keselamatan dan keamanan dalam bersosial media tanpa terkesan menakut-nakuti anak agar hasil diskusi lebih maksimal.
Tanyakan kepada anak bagaimana ia mendefinsian keamanan bermain sosial media untuk mengetahui gap apa yang sebaiknya Anda isi.
- WhatsApp Sediakan Fitur Baru Berbagi Layar, Ini Fungsinya
- Cara Mudah Gunakan ChatGPT di iPhone dan Ponsel Android Tanpa Aplikasi
- 5 Cara Meal Prep untuk Menghemat Biaya Makan Sehari-hari
Setelahnya, mulailah untuk menjelaskan apa yang tidak aman untuk anak Anda dan bagaimana sesuatu di sosial media dapat menyakiti diri mereka secara fisik maupun mental.
Ajak anak untuk meningkatkan kewaspadaan ketika mereka mulai merasa buruk saat bermain sosial media seperti membandingkan diri secara negatif dengan orang lain, merasa sedih, melanggar prinsip mereka, dan melanggar privasi mereka.
3. Ajari Anak untuk Menjadi Pengguna Sosial Media yang Proaktif Bukan Reaktif
Bantu anak Anda untuk memahami dengan jelas niat dan tujuan mereka bersosial media. Hal ini dapat membantu mereka memegang kendali dan bersikap proaktif alih-alih reaktif.
Nah, berikut tadi adalah artikel mengenai 3 cara membimbing anak Anda agar lebih bijak menggunakan teknologi dan sosial media. Semoga bermanfaat!

Drean Muhyil Ihsan
Editor
