Tren Leisure

10 Pantangan Tahun Baru Imlek yang Harus Dihindari

  • Pantangan tradisi Tahun Baru Imlek ini harus kamu hindari jika tak ingin sial.
Sembahyang Imlek - Panji 4.jpg
Warga keturunan Tionghoa melaksanakan sembahyang hari pertama pada Tahun Baru Imlek 2574 di Vihara Boen San Bio Pasar Baru Kota Tangerang, Minggu 22 Januari 2023. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Tahun Baru Imlek atau yang juga dikenal sebagai Tahun Baru China adalah momen perayaan yang menandai pergantian tahun, menghormati kembalinya musim semi, serta menandai awal musim tanam.

Berasal dari tradisi kuno, perayaan Tahun Baru Imlek saat ini masih memegang banyak takhayul dan larangan yang sudah ada sejak awal. Oleh karena itu, berbagai kegiatan dan kebiasaan menjadi pantangan pada hari pertama (atau beberapa hari pertama) tahun baru.

Rasakan semangat perayaan dan sambut tahun baru dengan keberuntungan serta rejeki yang baik dengan memahami hal-hal yang sebaiknya dihindari begitu kalender berganti.

Pantangan Tahun Baru Imlek yang Harus Dihindari

Dilansir dari Preferred Hotels, berikut pantangan Tahun Baru Imlek yang harus dihindari:

1. Menangis

Tangisan dipercaya sebagai pertanda kesialan sehingga sebisa mungkin harus dihindari. Bahkan, ada yang menyarankan agar orang tua tidak memarahi atau menghukum anak-anak mereka pada hari-hari menjelang Tahun Baru.

2. Kata-Kata Negatif

Ucapan memiliki kekuatan, terutama ketika diungkapkan secara lisan. Untuk menghindari nasib buruk atau hal-hal yang tidak diinginkan saat Tahun Baru Imlek, sebaiknya tidak mengucapkan kata-kata yang bermakna negatif. Contohnya seperti kematian, sakit, kosong, miskin, dan membunuh.

3. Menyapu

Menyapu dan membersihkan rumah sebaiknya hanya dilakukan sebelum Tahun Baru Imlek. Menyapu di hari-hari Tahun Baru berisiko “menyapu” keberuntungan yang sudah berkumpul di rumahmu.

4. Mencuci Pakaian

Seperti halnya menyapu, mencuci pakaian sebaiknya dihindari pada beberapa hari pertama Tahun Baru. Bedanya, mencuci pakaian terkait dengan hari lahir dewa air tradisional, sehingga mencuci pada waktu ini bisa menyinggungnya dan membawa kesialan.

5. Menggunakan Gunting

Karena penggunaan gunting dianggap tidak baik, memotong rambut juga dihindari selama sebulan penuh setelah Tahun Baru Imlek. Bahkan, banyak salon dan tukang cukur menutup usahanya sepanjang bulan ini untuk menghormati tradisi tersebut.

6. Memotong Rambut

Sejalan dengan larangan penggunaan gunting, memotong rambut dianggap tabu selama sebulan pertama setelah Tahun Baru Imlek. Banyak salon dan barbershop bahkan menutup layanan mereka selama periode ini sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi.

7. Memakai Pakaian Hitam atau Putih

Dalam budaya tradisional Asia Timur, pakaian berwarna hitam dan putih biasanya hanya dipakai untuk acara yang bersifat duka, seperti pemakaman atau masa berkabung. Mengenakan warna-warna ini saat perayaan Tahun Baru dianggap dapat mendatangkan kesialan, bahkan kematian.

8. Membangunkan Seseorang

Selama perayaan Tahun Baru, setiap orang diharapkan bangun dengan sendirinya. Membangunkan orang lain dianggap bisa menimbulkan stres, karena membuat mereka merasa harus selalu bekerja keras sepanjang tahun yang akan datang.

9. Makan Bubur

Makanan pertama di tahun baru sebaiknya bukan bubur. Bubur melambangkan masa lalu yang miskin, ketika hidangan ini menjadi salah satu yang paling tersedia. Mengonsumsi bubur pada hari pertama Tahun Baru dipercaya bisa membawa kesialan dalam hal keuangan.

10. Tidur Siang

Tidur siang pada hari pertama Tahun Baru dianggap menandai sifat malas untuk bulan-bulan berikutnya. Hindari tidur siang agar sepanjang tahun kamu bisa menjalani hidup yang lebih produktif dan positif.

Kalau ingin merasakan perayaan Tahun Baru Imlek secara langsung, kamu bisa menjelajahi berbagai tempat menginap terbaik untuk merayakan festival tahunan terbesar di Asia.