Twitter Luncurkan Fitur Pengabai Pesan
- Selasa (1/10), Twitter melansir rilis dan mengatakan sedang meluncurkan filter yang akan menyembunyikan pesan yang tidak diinginkan.

Virdika Rizky
Author


JAKARTA - Selasa (1/10), Twitter melansir rilis dan mengatakan sedang meluncurkan filter yang akan menyembunyikan pesan yang tidak diinginkan. Hal ini bertujuan menghalangi dan mengurangi penyalahgunaan sosial media tersebut.
Dilansir Channel News Asia, pengguna twitter yang menerima pesan dari orang yang tidak mereka ikuti di platform akan dapat semacam notifikasi. Lalu, pesan tersebut secara otomatis dialihkan ke folder sekunder.
“Pesan yang tidak diinginkan itu tidak menyenangkan,” cuit Twitter pada bulan Agustus ketika ia mulai menguji filter yang memungkinkan pengguna membuat mereka, “Tidak terlihat, jauh dari pikiran.”
- Tommy Soeharto Diuber BLBI, Humpuss Intermoda Pastikan Tak Ada Asetnya yang Disita
- Strategi BRI Usai Kantongi Dana Rights Issue Jumbo Rp95,92 Triliun
- Lagi, Waskita Restrukturisasi Utang dari 21 Bank Rp29,2 Triliun
Filter ini dimaksudkan juga untuk menangkap pesan dengan spam atau konten yang bersifat ofensif. Lantas, mereka dapat menandai sesuai keputusannya, apakah mereka ingin membukanya.
“Kami menguji, dan ternyata filter membantu Anda menembus kebisingan untuk menemukan permata,” kata Twitter pada Senin dalam sebuah tweet. “Siapa yang tahu? Kami meluncurkan filter ini untuk semua orang di iOS, Android, dan web.”
Bawah Tekanan
Twitter telah berada di bawah tekanan untuk memerangi penyalahgunaan pada platform yang dikenal membiarkan siapa pun mengekspresikan diri kepada dunia secara real-time.
Perusahaan yang berbasis di San Francisco awal tahun ini memperkenalkan opsi untuk menyembunyikan balasan tweet di beberapa negara. Opsi ini diyakini untuk membantu mendorong percakapan daring yang lebih masuk akal.
“Kami tahu bahwa balasan yang mengganggu, tidak relevan, dan ofensif dapat menggagalkan diskusi yang orang inginkan,” kata manajer produk senior Twitter Michelle Yasmeen Haq dan perancang produk Brittany Forks ketika pengujian tweet-filter diumumkan.
“Kami percaya orang harus memiliki kontrol atas percakapan yang mereka mulai,” tandasnya.

Anov
Editor
